loading...
Memaparkan catatan dengan label THAILAND. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label THAILAND. Papar semua catatan

26 Julai 2017

Melawat Suku Karen 'Si Leher Panjang' , Thailand Utara

Artikel kali ini bercerita tentang Suku Karen 'si leher panjang'. Perjalanan ke Thailand Utara, sempat membuat mimpi saya terealisasi cemerlang. Suku Karen menjadi salah satu tarikan pelancongan yang unik di Thailand bahkan, dunia.
Suku Karen 'Si Leher Panjang' , Thailand Utara
Wanita Suku Karen si leher panjang
Para wanita suku Karen diwajibkan untuk memanjangkan leher menggunakan tumpukan logam berwarna kuning. Mengikut tradisi suku Karen, semakin panjang leher si wanita maka, semakin cantiklah ia dimata para lelaki. Namun, semenjak peralihan zaman dunia ke modenisasi, wanita suku Karen sudah agak tidak ramai lagi yang mahu memanjangkan leher.

Suku Karen 'Si Leher Panjang' , Thailand Utara
Didekad ini, suku Karen si leher panjang hanya boleh ditemui dikawasan desa pelancongan dan tidak lagi terdapat dikawasan pedalaman atau dipergunungan seperti kisah asal kewujudan suku Karen. Ramai dari kita mungkin berfikir bahawa suku Karen merupakan suku asli Thailand, sebenarnya tidak. Suku Karen merupakan suku yang berasal dari dataran tinggi Tibet tetapi, telah  berhijrah ke Myanmar dan tinggal di Karen State sebuah kawasan bersempadan dengan Thailand.

Suku karen terpecah kepada beberapa sub-etnik seperti Skaw Karen, Pwo Karen dan Bwe Karen. Salah satu tempat untuk melihat suku unik ini adalah di Chiang Mai Thailand. Biasanya saya hanya mengagumi suku ini dari kaca media atau helaian majalah tetapi, hari ini saya berjaya bertukar senyum dengan mereka di dunia nyata.
Suku Karen 'Si Leher Panjang' , Thailand Utara
Suku Karen tidaklah ramai dan keunikan mereka membuatkan pemerintah Thailand memperhatikan mereka sebagai suatu aset pelancongan yang berharga.

19 Mei 2015

Tak Berlebihan Jatuh Cinta Pada Chiang Mai, THAILAND

Kota sederhana yang sentiasa menyapa ramah para pendatangnya. Dengan segala kekurangan dan kelebihan yang ada, kota ini tetap jadi tempat yang akan selalu kuingat sepanjang masa, Chiang Mai Thailand.
Chiang Mai, Thailand

Harus kuakui bahawa saya sudah jatuh cinta sesaat kaki dipijakkan di tanah kota ini. Keramahan dan ketulusan yang terasa hampir di setiap sudut kota, membuatku merasa di terima. Lagi, penduduk disini seakan tiada banyak beza jika wajah menjadi ukuran untuk dibandingkan dengan bangsa sendiri. Cantik dan hensem (meluatkah anda ? haha).

Siapapun yang pernah datang berkunjung ke Chiang Mai tentu tahu mengapa kota ini begitu layak dicinta. Senyum yang tak pernah lepas diurai penduduknya, makanan murah nan nikmat yang siap mengisi perut keroncongan juga banyak hiburan sederhana yang membuat hati terasa bahagia selain kebersihan sekeliling yang terjaga rapi. 

Pesonanya tidak datang dari gemerlap kehidupan malam atau riuh rendah suara tempat hiburan. Namun dengan kesederhanaannya  Chiang Mai berhasil mengambil hati setiap orang yang datang kepadanya. Meski tidak dinafikan kota itu selalu dikatakan hidup lebih dari malam-malam biasa bila hujung minggu berkunjung tiba. Pelancong mat saleh mudah dilihat disini, entah apa yang dicarinya (mungkinkah sekadar berjalan-jalan melihat negara luar atau ingin mencari seseorang yang ....) . weew :D
Chiang Mai, Thailand
Banyak yang ingin kutulis tentang perjalananku selama 4 hari 3 malam di kota Chiang Mai, Thailand tetapi biarlah nanti ketika ada waktu yang panjang akan saya coretkan satu persatu disini. Dari manisnya senyuman sang penunjuk jalan sehingga  puasnya mata kepala melihat pergerakan sang gajah yang bijak melukis serta menari mengikut alunan muzik yang diputarkan. 

Sampai berjumpa ditulis penuh saya tentang percutian ke Thailand juga, Laos dan Myanmar.